Pendampingan orang tua selama masa Pandemi Covig 19 ini sangat lah penting. Siap atau tidak siap orang tua akan melakukan pendampingan pada anak-anak mereka selama belajar dirumah. Orang tua menggantikan fungsi guru yang biasanya hadir didalam kelas. Orang tua terpaksa belajar lagi untuk dapat mengerjakan tuga atau menjawab pertanyaan-pertanyaan yang diberikan oleh para guru. Keadaan ini tidaklah mudah bagi sebagian orang tua dan juga bagi anak-anak mereka. Karena tidak semua orang tua mengasai materi yang dipelajari oleh anak-anak mereka, sementara anak-anak mereka di bisa leluasa bertanya kepada guru mereka karena keterbatasan waktu dan sarana.Disini orang tua juga dapat mengatur waktu mereka untuk mendampingi anak-anak mereka dalam belajar sehingga proses belajar mengajar tetap berjalan meski tanpa kehadiran dan pengawasan guru.
Semua anak perlu pendampingan orang tua, khususnya Anak-anak Sekolah Dasar. Untuk itu orang tua perlu melatih anak-anak mereka untuk terampil belajar mandiri. Belajar mandiri berarti anak tahu target belajarnya, mampu mengatur jadwal penegerjaannya, dan anak mampu menyelesaikannya di waktu yang ditentukan. Pendampingan bagi anak-anak SD tentunya lebih memerlukan tenaga dan waktu extra orang tua. Kesabaran dan ketelatenan sangat diperlukan.
Lainhalnya bagi anak yang telah di tingkat SMP dan SMA mereka tidak sepenuhnya tergantung dengan orang tua. Mereka seharusnya sudah lebih mandiri dan dapat mengatasi masalah yang mungkin timbul dengan bertanya dengan teman-temannya atau dengan gurunya secara langsung. Namun demikian fungsi pengawasan yang beralih kepada orang tua masih sangat penting. Mengecek apakah anak mencapai target belajarnya, mengecek dan mengingatkan jadwal pengerjaan tugas dan memastikan penyrahan tugas tepat waktu.
Dengan adanya Belajar di Rumah diharapkan anak-anak dapat lebih mandiri